PERISAI akan Jihad Sosial untuk mendesak Gubernur DKI cabut Ijin TDUP Apollo Club.

 

Jakarta – Organisasi PERISAI (Pertahanan ideologi Sarekat Islam) yaitu organisasi serumpun Syarikat Islam (SI) di wilayah DKI Jakarta mendesak Pemerintah provinsi untuk melakukan penyelidikan dan menutup tempat hiburan malam Apollo club.

“Tempat hiburan malam seharusnya melakukan pencegahan terhadap terjadinya perbuatan asusila dan/atau prostitusi, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 43 pergub no 18 th 2018 terkait tanggung jawab social dan lingkungan dunia usaha.” ujar Mohammad Hapi, koordinator konferensi pers di Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/7/19)

“Kami minggu lalu telah melakukan Aksi demonstrasi menagih janji gubernur agar menutup tempat berkumpulnya para kaum Homo (Gay) karena ini bertentangan dengan pergub no 18 tahun 2018, yaitu pasal 38 ayat 2, agar terwujudnya Jakarta sebagai kota yang standar moralnya tinggi,” ujarnya.

Dalam konferensi pers tersebut M.Hapi juga meminta kepada gubernur DKI untuk Lakukan Penyelidikan Terkait Indikasi Penyuapan Dalam Terbitnya Ijin Usaha Apollo Bar&Club, Serta copot kepala Dinas Pariwisata serta Berikan Sanksi Kepada Orang-Orang Di Dinas Pariwisata Yang Telah Melakukan Pembiaran Terhadap Pelanggaran Pergub No.18 Tahun 2018.

“kami akan turun aksi kembali meminta kepada Gubernur DKI Jakarta untuk mencabut ijin usaha Apollo club dan menyelidiki adanya kongkalikong Dinas pariwisata dengan Tempat Hiburan Malam Apollo club.” Ungkap Hapi

“Pemprov DKI jangan tutup mata dan telinga, sebab laporan kegiatan usaha Apollo Club dan data yang kami dapat di lapangan serta kesaksian dari masyarakat sangat jauh berbeda.” Tutup M.Hapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.